Thursday, July 3, 1997

YAMAN, SEAKAN WAKTU TIDAK BERGERAK oleh Fardah Assegaf

     Sana’a, 3/7/1997 - Pasar Babul Yaman (Pintu Gerbang Yaman) di Sana'a selalu penuh sesak dengan hilir mudik pria bersorban dan besarung yang dihiasi Jambia, badik melengkung khas Yaman, serta para wanita yang seluruh tubuh dan wajah mereka rapat tertutup kain hitam dan terkadang hanya sepasang matanya yang tampak. 
          Suasana pasar yang terletak di bagian kota tua itu hiruk pikuk dengan suara orang yang menjajakan jualan mereka, seperti kemenyan (dupa), perhiasan perak, batu akik, pisau Jambia. Juga kacang Arab dan tentu saja gat (juga disebut qat), daun "sirih" orang Yaman yang terkenal.