Minggu, 17 Juni 1990

NILAI AKUMULATIF PMA SAMPAI MEI 1990 MENCAPAI 32,1 MILIAR DOLAR

    Paris, 17/6/1990 (ANTARA) - Nilai investasi asing di Indonesia sejak tahun 1967 sampai bulan Mei 1990 mencapai 32,1 miliar dolar AS dengan jumlah proyek sebanyak 1.521 buah.
        Bila dilihat dari nilai investasi per negara, Jepang masih merupakan investor terbesar dengan nilai investasi secara akumulatif dari 1967 sampai dengan Mei 1990 mencapai 7,87 miliar dolar, kata Ketua BKPM Sanyoto Sastrowardoyo dalam penjelasannya di depan Rapat Kerja Pasca Sidang IGGI ke-33 di Paris, Sabtu.

        Posisi kedua ditempati oleh Hongkong dengan nilai investasi 3,38 miliar dolar AS, selanjutnya Amerika Serikat dengan nilai investasi 2.005 juta dolar dan investor terbesar keempat adalah Jerman Barat dengan nilai investasi 1,84 miliar dolar AS, katanya.
        Nilai investasi negara-negara Eropa Barat ini meskipun seluruhnya digabungkan pun masih belum dapat menyamai nilai investasi Jepang, katanya.
        "Oleh karena itu dalam rangka upaya untuk meningkatkan investasi Eropa Barat di Indonesia BKPM melalui bantuan kerjasama dari Belgia telah memutuskan untuk membuka kantor perwakilan di ibukota ME, Brussels," kata Sanyoto.
        Kantor perwakilan BKPM di Brussels yang akan dipimpin oleh Benny Rusbandi, seorang pejabat BKPM pusat itu akan memulai kegiatannya bulan Juli, katanya.
        Ketua BKPM menjelaskan bahwa proyek-proyek penanaman modal asing (PMA) itu menyerap tenaga kerja 670.772 orang Indonesia dan 19.287 orang asing.

        Sanyoto menjelaskan nilai investasi PMDN secara akumulatif dari 1967 sampai dengan bulan Mei 1990 telah mencapai 102,6 triliun rupiah.

        Dengan jumlah proyek 6.254 buah, PMDN ini menyerap tenaga kerja yang lebih banyak dibanding dengan penyerapan tenaga kerja proyek PMA.

        Proyek PMDN ini seluruhnya telah mensyerap tenaga kerja 3.066.108 orang Indonesia dan 21.255 orang asing, kata Sanyoto kepada para peserta Rapat Kerja Pasca Sidang IGGI.

        Rapat Kerja Pasca Sidang IGGI ke-33 yang berlangsung dua hari dari 15 sampai 16 Juni itu diikuti oleh 30 duta besar RI yang berada di Eropa Barat, Eropa Timur, Jepang, Amerika Serikat dan Kanada.  (U/Kl01/Fardah/E08/90-06-17-11:17)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar