Jakarta, July 21, 2012 (ANTARA) - For the first time in the history, over 1,000 Muslim women from 85 countries gathered in Tehran, Iran, to discuss the women`s role and the Islamic awakening in a two-day international conference, July 10-11, 2012, organized by the government of Iran.
Indonesia was represented by around 20 delegates from universities such as the University of Indonesia, the University of Padjajaran, and NGOs such as MER-C Indonesia, in addition to two female journalists, in the World Conference on Women and Islamic Awakening held at Milad Tower International Conference Center in Tehran.
Showing posts with label Iran. Show all posts
Showing posts with label Iran. Show all posts
Saturday, July 21, 2012
Wednesday, July 18, 2012
TAMAN-TAMAN MEMBUAT TEHERAN RAMAH PADA PENDUDUKNYA oleh Fardah
Jakarta, 18/7/2012 (ANTARA) -Pemandangan alam
Iran terlihat gersang dan dikelilingi gunung bebatuan dari atas pesawat yang
akan mendarat di Teheran. Namun ternyata ibu kota Iran itu menyimpan kejutan
bagi para pendatang.
Teheran
merupakan kota dengan peradaban yang sangat tua dan budaya yang kaya. Menurut
salah satu versi sejarah, kota ini pertama kali didirikan oleh raja pertama
Iran, Houshang, pada tahun 4000 SM.
Tuesday, July 10, 2012
INDONESIA TINGKATKAN PROMOSI PARIWISATA DI IRAN
Teheran, 10/7/2012 (ANTARA) - Dubes Indonesia untuk Iran Dian Wirengjurit
mengatakan Pemerintah akan meningkatkan promosi pariwisata Indonesia di
Iran, yang telah memiliki masyarakat kelas menengah yang kuat.
"Promosi kita selama ini kurang oleh karena itu harus ditingkatkan. Akan ada dana ekstra untuk memprioritaskan promosi di kawasan Timur Tengah termasuk Iran," ujar Dubes kepada wartawan ANTARA dan Republika di Teheran, Selasa.
"Promosi kita selama ini kurang oleh karena itu harus ditingkatkan. Akan ada dana ekstra untuk memprioritaskan promosi di kawasan Timur Tengah termasuk Iran," ujar Dubes kepada wartawan ANTARA dan Republika di Teheran, Selasa.
AHMADINEJAD EMPHASIZES IMPORTANT ROLE OF WOMEN
Tehran, July 10, 2012 (ANTARA) - Iran President Mahmud Ahmadinejad told over
300 Muslim women from 85 countries, including Indonesia, that women play
important and more lasting roles particularly in the social
development.
"When women awaken, the whole nation will awaken," Ahmadinejad said in the opening of the World Conference on Women and the Awakening of Islam, here, Tuesday.
"When women awaken, the whole nation will awaken," Ahmadinejad said in the opening of the World Conference on Women and the Awakening of Islam, here, Tuesday.
PRESIDEN IRAN TEKANKAN PERAN PENTING PEREMPUAN
Teheran, 10/7/2012 (ANTARA) - Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad di depan lebih
dari 300 muslimah dari 85 negara, termasuk dari Indonesia, mengatakan
perempuan mempunyai peran penting dan sangat berpengaruh khususnya untuk
pembangunan sosial.
"Jika perempuan bangkit, maka seluruh masyarakat bangkit," kata Ahmadinejad pada pidato pembukaan Konperensi Internasional Tentang Perempuan dan Kebangkitan Islam di Teheran, Iran, Selasa.
"Jika perempuan bangkit, maka seluruh masyarakat bangkit," kata Ahmadinejad pada pidato pembukaan Konperensi Internasional Tentang Perempuan dan Kebangkitan Islam di Teheran, Iran, Selasa.
KONFERENSI PEREMPUAN DAN KEBANGKITAN ISLAM BANGKITKAN SUASANA HEROIK SEKALIGUS MENGHARUKAN oleh Fardah
Teheran, 10/7/2012 (ANTARA) -Diam-diam
beberapa perempuan Indonesia meneteskan air mata ketika menyimak pidato dan
menyaksikan cuplikan video perjuangan kaum hawa di medan perang yang diputar
pada pembukaan Konferensi Internasional Tentang Wanita dan Kebangkitan Islam di
Teheran, Iran, Selasa (10/7).
"Pidato
Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad luar biasa. Saya sampai menangis. Isi pidato
tersebut bukan saja memotivasi wanita , tapi juga seluruh masyarakat dunia.
Indonesia harus belajar banyak dari Iran, misalnya menyangkut percaya
diri," dr Zackya Yahya Sp OK, ketua koordinator penelitian MER-C Indonesia
Timur, mengatakan pada ANTARA, setelah mengikuti prosesi pembukaan konperensi
tersebut.
Monday, October 10, 1994
INDONESIA PUNYA TEMPAT KHUSUS DALAM KEBIJAKAN LUAR NEGERI IRAN
Jakarta, 10/10/1994
(ANTARA) - Indonesia, sebagai negara yang penduduknya mayoritas muslim dan
salah satu pendiri Gerakan Non-Blok (GNB), mempunyai tempat khusus dalam
kebijakan luar negeri Iran, ujar Duta Besar Iran untuk Indonesia S. Asghar
Ghoraishi di Jakarta, Senin.
Hubungan erat antara Indonesia dan Iran akan ditingkatkan lagi dengan adanya kunjungan kenegaraan Presiden Iran Hashemi Rafsanjani ke Indonesia, 13-15 Oktober, atas undangan Presiden Soeharto, Dubes Ghoraishi mengatakan kepada ANTARA.
Hubungan erat antara Indonesia dan Iran akan ditingkatkan lagi dengan adanya kunjungan kenegaraan Presiden Iran Hashemi Rafsanjani ke Indonesia, 13-15 Oktober, atas undangan Presiden Soeharto, Dubes Ghoraishi mengatakan kepada ANTARA.
Subscribe to:
Posts (Atom)