Showing posts with label Jordan. Show all posts
Showing posts with label Jordan. Show all posts

Friday, October 20, 2017

INDONESIA, JORDAN AGREE TO ENHANCE COUNTERTERRORISM COOPERATION by Fardah

  Jakarta, Oct 20 , 2017 (Antara) - Indonesia and Jordan are moderate, tolerant, and democratic Muslim-majority countries where people of different ethnicities and religions co-exist peacefully and in harmony.       
   Diplomatic relations between Indonesia and Jordan had been initiated in 1950. The Indonesian Embassy in Amman, Jordan, was opened in 1985, while Jordan had established its embassy in Jakarta in November 1986.
        The two governments have been active in promoting world peace and inter-faith dialog as well as in supporting Palestine in its struggle to gain independence.
        Leaders and high-ranking officials of both nations have often exchanged visits to strengthen bilateral cooperation in various fields.
        In early October this year, Indonesian Minister of Foreign Affairs Retno Marsudi had visited Jordan to strengthen bilateral relations between the two countries.
        The minister paid a courtesy call on Jordanian King Abdullah II bin Al-Hussein in Amman on Oct 4.
         The discussions between King Abdullah II and Marsudi chiefly focused on the threats of terrorism and radicalism to world peace, including foreign terrorist fighters and regionalization of terrorism.
        The King stated that Jordan is ready to establish cooperation with Indonesia for the exchange of information and intelligence, de-radicalization program, and capacity building of the law enforcement apparatus.
         Marsudi expected a memorandum of understanding on counterterrorism and radicalization to soon be inked between both nations.

Thursday, May 22, 2014

HUBUNGAN INDONESIA-YORDANIA SALING MELENGKAPI: DUBES

Oleh Fardah

   Jakarta, 22/5/2014 (Antara) - Hubungan bilateral antara Indonesia dan Yordania terjalin dengan sangat baik dan saling melengkapi terutama di bidang perdagangan, Duta Besar Yordania untuk Indonesia Walid Al-Hadid mengatakan.
         "Hubungan kedua negara sangat baik dan unik. Di bidang perdagangan, kita saling melengkapi. Misalnya, kami mempunyai kalium (potash) dan fosfat, sementara Indonesia memiliki kayu dan minyak kelapa sawit," Dubes Walid mengatakan kepada Antara, Kamis, pada kesempatan peringatan ke-68 Hari Kemerdekaan Yordania.

INDONESIA, JORDAN COMPLEMENT EACH OTHER: AMBASSADOR

 by Fardah
   Jakarta, May 22, 2014 (Antara) - The bilateral relations between Indonesia and Jordan are very sound and complement each other, stated Jordanian Ambassador to Indonesia Walid Al-Hadid.  
    "The bilateral relations are unique. In trade relations, we complement each other. For instance, we have potash and phosphate, and Indonesia has wood and palm oil," Ambassador Walid noted here on Thursday, while speaking on the occasion of the 68th anniversary of Jordan's Independence.        

Monday, May 19, 2014

AMBASSADOR INVITES INDONESIAN CHRISTIANS TO JORDAN DURING POPE'S VISIT

by Fardah
    Jakarta, May 19, 2014 (Antara) - Jordanian Ambassador to Indonesia Walid Al-Hadid has invited Indonesian Christians to visit his country, particularly during the pilgrimage of Pope Francis on May 24-25, 2014.
         "I encourage Indonesian Christians to visit Jordan, particularly during the visit of Pope Francis. There will be no problem regarding visa application. Indonesians can obtain visa on arrival at the airport in Amman, or apply for visa that will be issued in one day at the Jordanian embassy," Ambassador Walid Al-Hadid told Antara here on Monday.  
    Around 50 thousand Indonesians visited Jordan last year, according to the ambassador. Historic home to many great civilizations as well as the heartland of Islamic, Christianity and Judaism religions, Jordan has many sacred places for Muslims and Christians.

DUBES YORDANIA HARAPKAN UMAT KRISTEN INDONESIA ZIARAH SAAT KUNJUNGAN PAUS

    Jakarta, 19/5/2014 (Antara) - Duta  Besar Yordania untuk Indonesia Walid Al-Hadid mengharapkan umat Kristen Indonesia melakukan ziarah ke negaranya bersamaan dengan lawatan Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus I ke Amman pada 24 Mei 2014.
         "Yordania yang menjunjung tinggi toleransi dan hubungan yang harmonis antar umat Islam, Kristen dan Yahudi, mempunyai sejumlah tempat wisata religi yang sangat penting bagi peziarah Muslim maupun Kristiani," ujar Dubes Walid kepada Antara di Jakarta, Senin.

Wednesday, February 26, 2014

INDONESIA, JORDAN COMMITTED TO STRENGTHENING BILATERAL TIES by Fardah

   Jakarta, Feb 26, 2014 (Antara) - Visiting King of Jordan Abdullah II ibn Al Hussein and President Susilo Bambang Yudhoyono agreed to further strengthen bilateral ties between the two nations in various fields, including in defense, economic and investment.
         "Of course, we must strengthen further our bilateral relations.  I am also eager to hear directly from His Excellency on the latest situation in the Middle East," President Yudhoyono said when welcoming the King at the Merdeka Palace in Jakarta, Wednesday (Feb. 26).      

Friday, November 8, 1996

INDONESIA-YORDANIA BAHAS PENINGKATAN KERJASAMA PERDAGANGAN



      Jakarta, 8/11/1996 (ANTARA) - Indonesia dan Yordania akan mengadakan pertemuan tingkat menteri dan pejabat tinggi secara intensif untuk membahas masalah-masalah peningkatan kerjasama perdagangan, kata Duta Besar Yordania untuk Indonesia Luay M. Al-Khasman.
        Pertemuan tersebut akan menyiapkan sejumlah dokumen perjanjian kerjasama, terutama di bidang perdagangan, investasi dan pengapalan, ujar Dubes Al-Khasman kepada ANTARA baru-baru ini.

Wednesday, December 6, 1995

KUNJUNGAN PANGERAN ABDULLAH ATAS UNDANGAN MENTERI HABIBIE



     Jakarta, 6/12/1995 (ANTARA) - Pangeran Abdullah bin Al Hussein, putra tertua Raja Huessin bin Talal dari Yordania dan Komandan Pasukan Khusus Yordania dan isterinya Putri Rania Al Abdullah serta rombongan, berkunjung ke Indonesia selama lima hari atas undangan resmi Menteri Negara Riset dan Teknologi Prof Dr BJ Habibie.
     Pangeran Abdullah, Rabu, mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Ali Alatas, Menteri Pertahanan dan Keamanan Edy Sudradjat dan Menteri Habibie untuk membicarakan kerja sama antara kedua negara di berbagai bidang, demikian diungkapkan Kedutaan Besar Yordania di Jakarta, Rabu.

Thursday, October 5, 1995

10.000 ORANG INDONESIA KUNJUNGI AL-AQSHA LEWAT AMMAN


    Jakarta, 5/10/1995 (ANTARA) - Lebih dari 10.000 orang Indonesia telah minta visa Jordania untuk berziarah ke Masjid Al-Aqsha di wilayah pendudukan Israel, Jerusalem, tahun ini.
   "Sejak pengumuman oleh kementerian agama Indonesia bahwa orang Indonesia boleh menziarahi Masjid Al-Aqsha, jumlah warganegara Indonesia yang minta visa Jordania dan mengunjungi masjid itu telah meningkat melebihi 10.000 orang Indonesia," kata Duta Besar Jordania untuk Indonesia Luay M. Al-Khashman di Jakarta, Kamis.